iklan coffe

Mengenal Manfaat Dan Cara Membuat Pakan Fermentasi Untuk Ternak

Pakan Ternak Fermentasi – Ternak membutuhkan pakan untuk memenuhi energi, protein, mineral, vitamin, dan air. Sumber pakan ternak dapat berupa hijauan, umbi, biji-bijian atau pakan fermentasi. Pakan fermentasi dapat digunakan untuk kambing, sapi, dan kerbau.

Pakan fermentasi merupakan hasil dari proses pemecahan senyawa organik dengan bantuan mikroorganisme, yang kemudian diubah menjadi senyawa sederhana yang mudah dicerna oleh ternak.

Pakan fermentasi dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama tanpa mengurangi kandungan gizi atau nutrisi pakan. Bahan yang dapat digunakan untuk pakan ternak fermentasi contohnya jerami, rumput odot, rumput gajah dan gedebog pisang. Pakan fermentasi juga memiliki aroma yang unik dan dapat meningkatkan nafsu makan ternak.

Berikut ini adalah manfaat pakan fermentasi:

  1. Menambah nafsu makan ternak sehingga bobot ternak cepat meningkat.
  2. Mampu memenuhi kebutuhan gizi ternak meskipun pakan disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama.
  3. Mampu meningkatkan pertumbuhan daging dan susu hewan ternak.
  4. Memperbaiki sistem penecernaan hewan ternak.
  5. Mampu meminimalisir bau karena pakan fermentasi tidak busuk.
  6. Manfaat bagi peternak yaitu lebih hemat tenaga dan waktu, karena tidak harus ngarit setiap hari.

Cara Membuat Pakan Fermentasi

pakan ternak fermentasiBeberapa waktu lalu, kita membahas cara ternak maggot dengan menggunakan limbah dedak. Nah, kali ini dedak digunakan sebagai campuran pakan. Karena pakan fermentasi untuk kambing biasanya dominan menggunakan hijauan. Sedangkan, pakan fermentasi untuk sapi dapat menggunakan dedak, ampas tahu, dan ubi kayu. Nah, berikut ini cara membuat pakan fermentasi dengan bahan dasar jerami dan dedak:

Alat dan bahan:

  • Mesin pencacah atau golok
  • Tong besar untuk wadah fermentasi
  • Ember
  • Tetes tebu atau gula pasir
  • Suplemen probiotik atau EM4 peternakan
  • Dedak
  • Air

Cara membuat pakan fermentasi:

  1. Potong atau cacah jerami/rumput dengan menggunakan mesin pencacah/golok. Semakin kecil potongan jerami maka proses fermentasi akan semakin cepat.
  2. Larutkan tetes tebu atau gula pasir ke dalam air di ember, tambahkan suplemen probiotik atau EM4 peternakan.
  3. Masukkan jerami/rumput kedalam tong besar, taburkan dan aduk dedak secara merata.
  4. Selanjutnya, siram dengan larutan supleman atau EM4 peternakan yang sudah disiapkan.
  5. Apabila sudah diaduk dan disiram secara merata, maka tutup tong secara rapat sampai kedap udara.
  6. Setelah kedap udara, proses fermentasi akan berlangsung dan membutuhkan waktu sekitar 14 hari.
  7. Pakan fermentasi yang sudah jadi, harus dianginkan terlebih dahulu sebelum diberikan pada ternak.

Demikian penjelasan manfaat dan cara membuat pakan fermentasi. Sebelum diberikan pakan ini sebaiknya ternak dipuasakan terlebih dahulu. Saat ternak kelaparan coba berikan pakan fermentasi sedikit demi sedikit sampai ternak makan secara lahap.

Semoga bermanfaat.!

Baca juga:

Manfaat Maggot BSF Untuk Lingkungan Hingga Pakan Ternak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *