iklan coffe

Mengenal Hama Jambu Air Dan Pengendaliannya

Hama Jambu Air – Jambu air adalah buah yang familiar di semua kalangan masyarakat Indonesia. Tanaman jambu air memiliki nama latin (Syzygium aqueum). Tanaman ini memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Harga buah jambu air segar dapat mencapai Rp20.000-25.000 per kilogram.

Jambu air sering di tanam di pekarangan rumah atau tabulampot (tanam buah dalam pot). Namun, saat ini tidak sedikit juga yang menanam jambu air dengan skala yang lebih luas.

Jambu air biasanya dimakan segar, dibuat petis atau rujak. Selain itu, dapat juga dibuat sirup, jeli dan koktail. Hal inilah yang membuat potensi pengembangan jambu air masih sangat besar.

Jambu air dapat dibudidayakan pada daerah dataran rendah sampai dataran tinggi. Tanah yang cocok untuk jambu air yaitu subur, gembur, tinggi bahan organik dan pH 5,5-6,5.

Hama Jambu Air dan Pengendaliannya

hama jambu airTantangan utama dalam budidaya jambu air yaitu hama daun, buah dan penggerek batang. Beberapa jenis hama sudah kebal atau resisten terhadap beberapa jenis pestisida. Sehingga, perlu dilakukan pengendalian hama terpadu. Berikut jenis hamanya:

  1. Hama Penggulung Daun Jambu : Hama penggulung daun merugikan petani pada fase ulat/larva. Ulat akan menggulung daun jambu dan memakannya dari dalam. Untuk mengatasi hama ini dapat dilakukan dengan cara teknis dan kimia.
  2. Kutu Putih : Kutu putih memiliki nama latin (Pseudococcus sp.), hama ini sering kali menempel pada tangkai daun dan tangkai buah jambu air. Kutu putih akan menghisap cairan dalam tanaman dan menyebabkan pertumbuhan daun dan buah terganggu. Pengendalian kutu putih dapat dilakukan dengan memanfaatkan musuh alami dan penyemprotan pestisida.
  3. Kutu Perisai Hijau : Hama ini menempel padaa bagian bawah daun jambu. Menyebabkan daun memiliki lapisan hitam atau sering disebut embun jelaga. Pengendalian secara alami dengan memanfaatkan predator seperti kepik merah.
  4. Ulat kupu-kupu gajah : Kupu-kupu akan meletakkan telur pada bagian tepi daun. Saat telur menetas menjadi ulat maka akan memakan daun jambu dan menyebabkan daun berlubang. Pengendalian hama ini dengan cara penyemprotan insektisida kontak dan sistemik secara bersamaan.
  5. Lalat Buah : Hama buah jambu air ini menyebabkan bagian buah rusak dari dalam. Lalat dewasa akan meletakkan telur pada daging buah. Sehingga saat hama pada fase ulat akan memakan daging buah dari bagian dalam. Pengendalian dengan menggunakan perangkap atau zat penarik lalat jantan. Biasanya petani menggunakan zat berbahan aktif methyl eugenol

Demikian penjelasan tentang hama jambu air dan pengendaliannya. Pengendalian dapat dilakukan secara preventif atau eradikatif. Pengendalian yang tepat tidak akan menyebabkan kekebalan pada hama tersebut.

Semoga bermanfaat..

Baca juga:

Hama Dan Penyakit Tanaman Porang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *