Manfaat Burung Hantu “Sahabat” Petani Padi

Burung hantu dalam bahasa Inggris adalah Owl. Hewan ini ternyata memiliki sejarah kedekatan dengan manusia khususnya petani. Fakta unik burung hantu yaitu dapat menjadi sahabat dekat petani padi sawah. Karena, manfaat burung hantu bagi petani adalah dapat mengusir dan mengurangi hama tikus.

Ternyata burung hantu sudah sejak lama hidup berdampingan dengan manusia. Pada masa Yunani kuno burung ini dianggap sebagai tanda kemenangan. Hal ini karena pada masa itu, burung ini adalah hewan yang dekat dengan dewi perang yaitu Athena. Nah, kalo di Indonesia burung ini sering dikaitkan dengan hal-hal mistis dan menakutkan. Padahal hubungan Burung hantu dengan ilmu hitam, kematian atau kesialan sebenarnya adalah mitos belaka. Hal ini muncul karena burung ini adalah hewan nokturnal atau aktif saat malam hari. Serta memiliki suara yang menyeramkan saat burung ini merasa terancam.

Sekarang mindset negatif itu sudah mulai memudar dan menghilang. Bahkan, saat ini sudah banyak komunitas pecinta burung hantu dan masyarakat mulai mengerti pentingnya peran dan manfaat burung hantu dalam ekosistem. Oh iya, jenis burung hantu yang ada di Indonesia ternyata sangat banyak loh. Terdapat lebih dari 20 jenis yang tersebar di seluruh Indonesia.

Berikut Ini Beberapa Jenisnya

  • Beluk-jampuk/hingkik yang memiliki nama latin (Bubo sumatranus), burung jenis tersebar di pulau Sumatra, Bangka, Jawa, Bali dan Kalimantan.  Selain itu burung ini tersebar sampai negara tetangga loh seperti Malaysia, dan Thailand.
  • Beluk-watu Jawa memiliki nama latin (Glaucidium castanopterum) dan merupakan burung endemik pulau Jawa dan Bali.
  • Beluk-Watu Gunung (Glaucidium brodiei), sekilas mirip burung hantu putih. Burung ini tersebar di pulau Sumatra dan Kalimantan serta beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, Brunei dan Vietnam.

Masih terdapat banyak sekali jenis burung hantu yang tersebar di seluruh Indonesia. Beberapa diantaranya  yaitu beluk ketupa, pungguk kokodok dari Indonesia wilayah timur, dan punggok togian dari Sulawesi Tengah. Hewan ini tergolong ke dalam hewan karnivora atau pemakan daging. Nah karena, makanan burung hantu sangat melimpah di seluruh penjuru nusantara. Jadi enggak heran kalau populasi burung ini sangat banyak di negara kita.

Manfaat Burung Hantu Bagi Petani

burung hantu
burung hantu putih

Dalam bidang pertanian burung ini sangat membantu petani dalam mengatasi hama tikus. Di beberapa wilayah burung ini sengaja di manfaatkan dan di pelihara. Burung hantu akan di buatkan kandang khusus di tengah hamparan sawah yang luas. Secara alami burung ini adalah salah satu musuh alami dari tikus. Setiap malam burung akan “berpatroli” mengelilingi sawah untuk mencari mangsa yaitu tikus.

Baca juga: Cara Menanam Padi Yang Baik Dan Benar Untuk Pemula

Simbiosis mutualisme antara petani dan burung hantu ini sangat efekti dan efisien. Pengendalian populasi tikus dengan teknik ini dapat menjaga keseimbangan alam. Saat ini pengendalian tikus dengan racun tikus sudah kurang tepat untuk menjadi solusi petani. Hal ini karena, harga racun yang cukup mahal dan kemampuan tikus yang dapat mendeteksi racun.

Selain itu, terdapat jenis tikus yang sudah kebal dengan beberapa jenis racun tikus “rodentisida“. Kelemahan lainnya adalah  penggunaan bahan pencampur rodentisida seperti oli bekas dan solar dapat merusak tanah dan tanaman. Dengan demikian, pengendalian secara alami dengan memanfaatkan burung ini sangat dianjurkan untuk petani padi sawah.

Berikut ini beberapa keunggulan yang dimiliki oleh burung hantu:

  • Dapat memutar kepala 270 derajat
  • Memiliki pendengaran yang baik
  • Dapat terbang tanpa suara
  • Memiliki kemampuan penyamaran (kamuflase) yang baik
  • Memiliki suara desis yang mengerikan

Dengan demikian, tidak heran jika burung hantu dapat menjadi andalan para petani untuk mengendalikan tikus. Cukup sampai disini penjelasan tentang manfaat burung hantu sebagai musuh alami tikus. Semoga tulisan ini bermanfaat dan jangan lupa baca artikel lainnya. Tinggal komentar jika ada pertanyaan atau pernyataan. Thanks.. 🙂

Sayonara..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *