Macam-Macam Bibit Porang Yang Harus Kamu Tahu

Halo sobat tani..!! apa kabar hari ini? semoga dalam keadaan baik ya.. Nah, sebelumnya kita sudah bahas banyak tentang tanaman porang. Beberapa artikel seperti manfaat porang, cara menanam porang, dan hama tanaman porang yang sudah terbit di website sarjanatani.com. Kurang lengkap nih kalo belum kita bahas macam-macam bibit porang.

Budidaya porang sudah dikenal sejak lama oleh masyarakat Indonesia, terutama daerah jawa timur dan jawa tengah. Sebelumnya bisnis porang tidak begitu diminati oleh petani. Hal ini karena, belum banyak petani yang mengetahui potensi porang. Porang mulai viral setelah Pak Paidi Porang asal Madiun mengenalkan porang di salah satu televisi swasta. Dalam acara tersebut Paidi Porang menceritakan kesuksesannya sebagai petani dan pengusaha porang.

Akhir tahun 2019 sampai 2020 ini menjadi kebangkitan tanaman porang. Permintaan terhadap bibit juga terus meningkat dan permintaan berasal dari berbagai daerah seperti Lampung, Jambi, Jawa Barat, Kalimantan dan Sulawesi. Sehingga banyak bibit yang dikirim ke daerah tersebut berasal dari desa Kepel di Kecamatan Kare, Madiun, Jawa Timur. Karena, daerah ini menjadi salah satu penghasil porang terbesar di negara kita.

Budidaya porang sebenarnya tidak sulit, hanya membutuhkan kemampuan dan ketelatenan. Jadi kalo kamu ingin menanam porang jangan takut gagal, kamu harus banyak belajar tentang porang. Salah satu hal yang harus dipelajari adalah macam-macam bibit porang. Harga bibit tanaman ini juga cukup murah contohnya bibit jenis katak harganya Rp 9.000 – Rp 11.000 per kilogram.

3 Macam Bibit Porang

bibit porang
katak porang via: instagram.com/petaniporang

Tanaman porang ternyata dapat di perbanyak secara generatif (biji) dan secara vegetatif (umbi, dan katak). Untuk menanam porang dalam skala yang luas maka di perlukan bibit unggul. Nah berikut adalah 3 macam bibit yang sering digunakan:

  1. Biji: Dalam jangka waktu tertentu yaitu sekitar3-4 tahun, tanaman porang akan berbunga dan mengahasilkan buah dan biji. Biji ini dapat disemai seperti tanaman pada umumnya. Kemudian, setelah biji tumbuh bibit dapat ditanam dalam polybag sampai siap untuk dipindah ke lahan. Kelemahan penggunaan biji adalah waktu pertumbuhan yang lama.
  2. Bulbil atau katak: Bibit katak adalah bintil menyerupai buah berwarna cokelat yang menempel pada tangkai daun tanaman porang. Bintil ini disebut bulbil atau katak yang memiliki nilai jual cukup tinggi, harga katak sekitar Rp 9.000 – Rp 11.000 per kilogram. Biasanya katak ini digunakan sebagai bibit, pertumbuhan porang dari katak lebih cepat dari pada menggunakan biji. Dalam satu kilogram terdapat sekitar 40-50 bibit katak.
  3. Umbi: Selain dari biji dan katak tanaman ini juga dapat diperbanyak dengan menggunakan umbi. Umbi porang yang sering digunakan untuk bibit biasanya yang berukuran kecil-sedang. Bibit yang di sarankan untuk penanaman porang adalah yang berukuran sedang karena pertumbuhan porang akan lebih cepat.

Baca juga: Ini Dia 11 Manfaat Porang | Nomor 7 Sebagai Isolator Listrik

Itulah 3 macam bibit yang harus kamu ketahui, semoga bermanfaat untuk kamu yang akan mulai bisnis porang atau menanam porang. Terima kasih..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *