iklan coffe

Kegunaan Fungisida Antracol 70WP Untuk Sayuran

Kegunaan Fungisida Antracol 70WP – Antracol adalah salah satu produk unggulan dari PT. Bayer Indonesia. Merek dagang antracol sudah dikenal sejak lama oleh petani Indonesia. Sebagian besar sektor pertanian seperti tanaman pangan, hortikulutra bahkan perkebunan seperti kopi menggunakan produk ini.

Antracol 70 WP merupakan fungisida kontak yang bersifat protektif berbentuk tepung berwarna krem. Dapat digunakan untuk mencegah dan mengatasi penyakit pada tanaman apel, anggrek, anggur, bawang merah, bawang daun, bawang putih, cabai, tomat, jagung, kacang-kacangan, kopi, padi, dan pembibitan kelapa sawit.

Keunggulan dari fungisida antracol yaitu terdapat kandungan Zinc++. Zinc adalah salah satu unsur hara mikro yang dibutuhkan oleh tanaman. Unsur hara Zn jarang sekali ditemui pada produk fungisida sejenis. Hal inilah yang membuat antracol dapat menjaga eksistensinya di kalangan petani.

Antracol dapat mengatasi penyakit leaf spot atau bercak daun pada tanaman sayuran seperti cabe dan tomat.  Selain itu, dalam konsentrasi tertentu fungisida jenis ini dapat ditoleransi dengan baik oleh tanaman sehingga jarang sekali terjadi keracunan akibat antracol.

Kelebihan Fungisida Antracol 70WP

  • Fungisida protektif yang dapat digunakan untuk mencegah terjadinya penyakit pada tanaman usia muda.
  • Sumber unsur hara mikro Zn (zinc) yang penting bagi tanaman.
  • Cocok untuk daerah dataran rendah sampai tinggi.
  • Mudah di dapat karena sudah tersedia hampir disetiap toko pertanian.

Kekurangan Fungisida Antracol

  • Mudah mengendap apabila sudah dilarutkan dan disimpan dalam waktu yang cukup lama.
  • Untuk tanaman tertentu lebih efektif apabila ditambahkan perekat seperti tanaman daun bawang dan bawang merah.
  • Tidak dapat disimpan lama apabila kemasan sudah dibuka karena dapat menggumpal dan berubah warna.

Dosis dan Konsentrasi Aplikasi Antracol 70WP untuk Sayuran

Kegunaan Fungisida AntracolJenis tanaman dan tingkat keparahan serangan penyakit menjadi salah satu faktor penentu dosis dan konsentrasi aplikasi fungsida antracol. Berikut ini dosis dan konsentrasi anjuran untuk mengatasi penyakit pada tanaman.

  • Cabai merah: Penyakit Antraknosa Colletotrichum sp. (penyemprotan volume tinggi 1-2 g/l), Bercak daun Cercospora sp. (penyemprotan volume tinggi 2-4 g/l) aplikasi dilakukan apabila sudah terdapat gejala atau bercak daun. Interval aplikasi 7 hari.
  • Bawang merah: Penyakit bercak ungu Alternaria alii ( penyemprotan volume tinggi 2 g/l) diaplikasikan apabila sudah terdapat gejala dengan interval 5-7 hari.
  • Tomat: Busuk daun Phytophthora infestans (dosis aplikasi 1,5-2,5 kg/ha) penyemprotan dilakukan jika ditemukan bercak aktif per 10 tanaman dengan interval 5-7 hari.
  • Bawang daun: penyakit bercak ungu Alternaria porri (dosis aplikasi  1-2 kg/ha) apabila ditemukan gejala serangan.

Baca Juga: Kegunaan ATONIK 6.0L Zat Pengatur Tumbuh Perangsang Buah

Demikian, beberapa kegunaan fungisida antracol 70WP untuk tanaman sayuran.

Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *