iklan coffe

Kegunaan ATONIK 6.0L Zat Pengatur Tumbuh Perangsang Buah

Kegunaan atonik 6.0L sebagai zpt yang dapat meningkatkan jumlah buah, dan bobot buah mulai dirasakan oleh petani. Saat ini nama atonik sudah mulai familiar dikalangan petani padi dan hortikultura.

Atonik adalah zat pengatur tumbuh berbentuk larutan dalam air, berwarna cokelat tua dan bermanfaat untuk menurunkan kadar butir pecah pada tanaman padi. ATONIK 6.0L terdiri dari tida bahan aktif yaitu natrium para-nitrofenol 3.6 g/l, natrium orto-nitrofenol2.0 g/l dan natrium 5-nitroguaiakol 1.0 g/l.

Selain sebagai ZPT produk ini juga diklaim mampu menekan perkembangan penyakit pada tanaman. PT. OAT MITOKU AGRIO sebagai pemegang pendaftaran menjamin keaslian produknya dengan menampilkan nomor pendaftaran pada kemasan yaitu RI. 01040120114108..

ATONIK 6.0L dapat digunakan untuk berbagai jenis tanaman yaitu cabe, padi, tomat, kentang, kakao, bawang merah, jagung dan karet.  Produk ini dapat diaplikasikan dengan cara disemprotkan, dioles atau pada beberapa kasus digunakan untuk merendam bonggol pisang.

KEGUNAAN ATONIK DAN DOSIS APLIKASI

kegunaan atonikBerikut ini adalah kegunaan atonik dan dosik aplikasinya:

  • Cabai : Meningkatkan hasil tanaman, penyemprotan volume tinggi dilakukan pada 30 dan 40 hari setelah tanam ( dosis anjuran 1 liter/hektar/aplikasi).
  • Padi : Meningkatkan jumlah anakan, warna daun dan komponen hasil tanaman, penyemprotan volume tinggi dilakukan pada 30 dan 40 hari setelah tanam ( dosis anjuran 2 ml/liter).
  • Tomat : Menghasilkan tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah tandan bunga, jumlah bobot 10 buah tomat, penyemprotan volume tinggi dilakukan pada saat 30, 40, 50, 60 dan 70 hari setelah tanam ( konsentrasi anjuran 2 ml/liter).
  • Kentang : Meningkatkan hasil umbi per tanaman, hasil umbi per hektar dan kualitas hasil tanaman. Penyemprotan volume tinggi dilakukan pada 30 dan 40 hari setelah tanam ( dosis anjuran 2 liter per hektar)
  • Kakao : Meningkatkan hasil panen, penyemprotan dilakukan 5 kali dengan interval 10 hari ( dosis anjuran 2 liter per hektar setiap aplikasi)
  • Bawang Merah : Menghasilkan tinggi tanaman, jumlah umbi, bobot 10 umbi, hasil umbi per tanaman dan hasil umbi/ha. Penyemprotan dilakukan 20, 30, dan 40 hari setelah tanam. Konsentrasi anjuran 2 ml/liter air.
  • Jagung : Meningkatkan pertumbuhan tanaman, jumlah daun, lingkar batang, panjang tongkol, lingkar tongkol, bobot 100 butir biji kering, bobot tongkol/tanaman, bobot biji kering/tanaman dan bobot biji kering/ha. Penyemprotan dilakukan¬† 30, 40 dan 50 HST. Konsentrasi anjuran 2ml/liter air.
  • Karet : Meningkatkan produksi karet kering, meningkatkan volume lateks, dapat menurunkan persentase kejadian KAS, tidak menimbulkan gejala keracunan terhadap tanaman karet. Pengolesan pada bidang sadap dengan dosis 0,125 ml/pohon.

Baca Juga :

8 Cara Pengendalian Penyakit Gemini Virus Pada Tanaman Cabai

Demikian penjelasan tentang kegunaan ATONI 6.0L dan cara aplikasi serta dosis anjuran. Semoga bermanfaat untuk kamu yang akan menggunakan produk ini.

terima kasih..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *