iklan coffe

Cara Pemupukan Porang Untuk Hasil Yang Optimal

Cara Pemupukan Porang – Pupuk adalah zat yang ditambahkan pada tanah untuk memenuhi kebutuhan hara tanaman. Tiga unsur hara makro N, P dan K adalah unsur hara yang dibutuhkan paling banyak oleh tanaman porang.

Jenis pupuk yang sering digunakan untuk tanaman porang ada dua yaitu pupuk kompos dan pupuk kimia. Pupuk kompos yang digunakan petani biasanya merupakan campuran kotoran hewan dan sisa tanaman seperti jerami.

Hasil fermentasi dari kedua bahan tersebut menghasilkan pupuk yaitu kompos. Keunggulan menggunakan pupuk kompos sangat banyak yaitu:

  • memiliki kandungan hara yang relatif lebih lengkap namun dalam jumlah yang sedikit
  • dapat membuat tanah lebih gembur/ memperbaiki sifat fisik tanah
  • memperbaiki sifat biologis tanah karena mengandung banyak mikroorganisme
  • meningkatkan daya serap tanah terhadap air
  • cocok digunakan untuk pertanian dalam jangka waktu panjang/ berkelanjutan

Kelemahan dalam menggunakan pupuk kompos yaitu kandungan hara dalam kompos relatif sedikit, sehingga dibutuhkan dalam jumlah yang banyak saat aplikasi.

Baca Juga: 

Macam-Macam Bibit Porang Yang Harus Kamu Tahu

Budidaya porang untuk hasil yang cepat dan optimal tetap membutuhkan pupuk kimia (pukim). Pukim yang biasa digunakan petani yaitu Urea kandungan Nitrogen 46%, SP-36 kandungan fosfat 36% dan KCl dengan kandungan Kalium  60%.

Cara Pemupukan Porang

cara pemupukan porang
contoh pupuk kompos

Berikut ini adalah beberapa tahap dalam pemupukan porang. Jika sebelumnya kita sudah membahas cara budidaya porang. Kali ini kita akan bahas cara pemupukannya, penggunaan pupuk yang berimbang adalah kunci agar hasil optimal:

  1. Pupuk Dasar : Pemberian pupuk dasar dilakukan satu minggu sebelum tanam. Aduk pupuk kompos dan sedikit pukim (5 gram/lubang) pada guludan tanam.
  2. Pemupukan pertama : Dilakukan pada umur 45 hari setelah tanam (HST), bertujuan untuk memacu pertumbuhan vegetatif tanaman. Pupuk yang diberikan yaitu 5 gram pukim per tanaman dan ditutup dengan kompos.
  3. Pemupukan ke-dua : Pemupukan porang yang kedua dilakukan umur 90 HST, bertujuan untuk merangsang pertumbuhan katak. Sehingga kandungan fosfat dan kalium harus lebih tinggi. Pemberian pukim 7-10 gram per tanaman dan sedikit kompos.
  4. Pemupukan ke-tiga : Cara pemupukan porang yang ketiga sama dengan pemupukan ke-dua, hanya saja kandungan kalium diutaman lebih tinggi. Karena pemupukan ketiga bertujuan untuk memacu pembentukan dan pembesaran umbi porang.

Cara aplikasi pupuk kimia yaitu ditaburkan melingkar, disekitar batang porang. Setelah pupuk kimia ditabur, kemudian disusul dengan pemberian pupuk kompos untuk menutupi pupuk kimia. Hal ini bertujuan agar pukim tidak cepat menguap.

Nah, demikian penjelasan cara pemupukan tanaman porang. Tips, untuk mempermudah saat aplikasi maka gunakan pupuk kimia majemuk contohnya NPK 15-15-15 plus atau NPK 16-16-16.

Semoga bermanfaat..

Baca Juga: 

Ini Dia Perbedaan Porang, Suweg, Iles-iles dan Walur

Ini Dia 11 Manfaat Porang | Nomor 7 Sebagai Isolator Listrik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *