March 31, 2020
cara mencangkok tanaman

7 Cara Mencangkok Tanaman Yang Benar

Halo sobat tani.!! Apa kabar hari ini? semoga dalam keadaan baik ya.. Sebelumnya kita sudah membahas cara menanam durian. Nah, pada kesempatan ini kita akan membahas cara mencangkok tanaman. Banyak loh tanaman yang bisa diperbanyak dengan cara di cangkok seperti durian, jambu air, jambu kristal dan mangga.

Mencangkok tanaman adalah salah satu cara memperbanyak tanaman dengan cara vegetatif. Teknik mencangkok tanaman cukup sederhana dan mudah untuk dilakukan. Tujuan utama mencangkok tanaman yaitu untuk mendapatkan anakan yang memiliki sifat genetik yang sama dengan induknya. Mencangkok juga menjadi solusi untuk tanaman yang sulit dikembangkan dengan menggunakan biji (generatif).

Cara mencangkok tanaman sangat mudah dan tumbuhan yang bisa dicangkok sangat banyak diantaranya tanaman buah seperti buah mangga, durian, jambu, kelengkeng dan lainnya. Kemudian tanaman berkayu seperti pinus, cemara. Sedangkan, golongan bunga yang dapat di cangkok contohnya bunga kertas, kamboja, sakura dan lain-lain.

Mencangkok tanaman memiliki keunggulan dan kelemahan. Keunggulan tanaman hasil cangkok yaitu cepat berbuah. Karena tanaman yang di cangkok umumnya sudah melewati fase juvenil. Namun, kelemahan tanaman dari teknik mencangkok yaitu tidak memiliki perakran tunggang. Sehingga perakaran tidak begitu kuat dan rentan rebah/rubuh.

7 Cara Mencangkok Tanaman

cara mencangkok tanaman
sumbe: tokopedia.com

Alat dan bahan untuk mencangkok tanaman sangat mudah ditemukan disekitar kita yaitu tanaman utama, pisau/cutter, serabut kelapa, plastik, tali, tanah, dan air secukupnya. Setelah alat dan bahan disiapkan, selanjutnya kita mulai mencangkok tanaman dengan menentukan tanaman utama. Berikut caranya:

1. Memilih Tanaman

Tanaman yang akan dicangkok harus tanaman sehat, unggul dan memiliki banyak cabang yang lurus/tegak. Khusus untuk tanaman buah yang akan dicangkok harus yang sudah pernah berbuah. Atau fase juvenilnya sudah selesai. Hal ini, akan menentukan lama atau tidaknya hasil cangkok untuk berbuah. Selanjutnya, bagian cabang yang akan dicangkok harus memiliki ukuran yang ideal, tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda.

2. Membuka Kulit Cabang Tanaman

Proses menguliti (membuka kulit) cabang tanaman ini mementukan keberhasilan mencangkok. Panjang bagian untuk di kuliti yaitu 5-10 cm. Setelah itu, kikis bagian dalam batang sampai lendir-lendirnya habis dan kering. Selanjutnya diamkan sejenak sebelum proses berikutnya dimulai.

3. Menempelkan Tanah Pada Bagian Yang Di Kuliti

Apabila kamu menggunakan serabut kelapa maka, proses penempelan tanah pada cabang batang tidak sulit. Susun serabut kelapa menyerupai mangkuk dan ikat terlebih dahulu pada bagian bawah. Selanjutnya masukkan tanah gembur yang sudah disiapkan. Tutup dengan sempurna menggunakan serabut kelapa. Kemudian, ikat bagian atasnya dengan tali.

Apabila kamu menggunakan plastik, maka terlebih dahulu tanah dimasukkan ke dalam plastik. Lalu, ikat bagian atas plastik dan belah memanjang satu sisi plastik dengan pisau. Kemudian, bagian yang dibelah ditempelkan pada cabang yang telah di kuliti. Terakhir ikat plastik pada cabang tanaman dengan kuat dan rapih.

4. Penyiraman

Setelah proses pencangkokan selesai, siram bagian yang dicangkok. Penyiraman pertama ini dilakukan agar tanah cepat memadat dan menempel pada batang yang di cangkok. Selanjutnya, lakukan penyiraman dengan rutin yaitu pagi dan sore. Proses penyirman yang teratur akan mempercepat tumbuhnya akar pada cabang yang dicangkok.

5. Pemotongan Cabang

Apabila cabang tanaman yang dicangkokkan telah mengeluarkan akar dan siap untuk dipindahkan. Maka kita perlu memotong cabang tanaman tersebut menggunakan gergaji dengan hati-hati.

Hal ini, untuk menghidari rusaknya bagian perakaran tanaman yang di cangkok. Setelah pemotongan selesai, bibit hasil cangkok dapat dipindah kedalam polybang atau langsung ke lahan yang sudah disiapkan.

6. Penanaman 

Cabang tanaman hasil cangkok ini selanjutnya akan disebut bibit. Saat akan menanam bibit hasil cangkok, kamu harus membuka plastik atau serabut kelapa yang sebelumnya digunakan.

Gunting tali terlebih dahulu secara perlahan, kemudian buka pembungkusnya. Selanjutnya, tanam bibit ke dalam polybag dan rawat kurang lebih selama satu bulan. Hal ini dilakukan agar tanaman semakin kuat dan benar-benar siap untuk di pindah ke lahan.

7. Perawatan

Proses perawatan hasil cangkok harus dilakukan dengan rutin dan tepat, diantarnya pemupukan, penyiraman, pemangkasan, pengendalian hama dan penyakit tanaman. Apabila kamu melakukan proses perawatan dengan baik dan benar, maka bibit hasil cangkokkan kamu akan lebih cepat berbuat.

Itulah cara mencangkok tanaman, semoga bermanfaat untuk kamu yang akan mencangkok tanaman.

Terima kasih..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *