iklan coffe

Cara Membuat Pupuk KCL Organik Dari Sabut Kelapa

Cara Membuat Pupuk Kcl – Pupuk Kcl merupakan sumber utama untuk memenuhi kebutuhan tanaman terhadap unsur kalium (K). Unsur N, P dan K merupakan unsur hara makro primer yang dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah yang cukup besar. Sehingga ketersediaan unsur K didalam tanah harus cukup agar hasil panen optimal.

Jika tanaman kekurangan unsur K akan menyebabkan timbulnya gejala seperti daun tua menguning pada bagian tepi dan ujung daun, ukuran batang kecil dan ruas pendek, bunga atau buah mudah rontok. Pada tanaman padi dan jagung kekurangan K akan menyebabkan batang kecil, lemah dan mudah rebah. Hal ini dapat menyebabkan hasil kurang optimal dan kerugian. Sehingga pemberian pupuk kcl sangat penting dilakukan.

Secara umum, pupuk kcl terdiri dari dua jenis yaitu anorganik dan organik. Pupuk kcl anorganik terdapat di toko pertanian dengan harga yang relatif mahal. Ketersediaan pupuk ini saat musim tanam terkadang cukup langka dan sulit didapat. Sehingga solusinya adalah membuat pupuk kcl organik cair dari sabut kelapa. Sabut kelapa sering kali dimanfaatkan untuk keset atau dibuat cocopeat. Namun, tidak sedikit yang dibakar atau dibiarkan begitu saja. Nah, mulai dari sekarang kita harus belajar cara membuat pupuk kcl sendiri dari sabut kelapa.

Cara Membuat Pupuk KCL Organik dari Sabut Kelapa

sabut kelapa foto: medium.com

Manfaat sabut kelapa bagi tanaman salah satunya yaitu dengan dibuat pupuk kcl cair. Pupuk cair ini memiliki banyak manfaat bagi tanaman dan aman karena dibuat secara alami. Selain itu alat dan bahan yang digunakan cukup murah dan mudah didapat. Berikut ini cara membuatnya:

  1. Siapkan alat dan bahan seperti drum/ember bekas, sabut kelapa sebanyak 25kg, air bersih 40 liter, ragi tape secukupnya, gula pasir dan 1 botol EM-4.
  2. Masukkan 40 liter air kedalam drum, lalu tambahkan ragi tape, gula pasir dan EM-4. Kemudian aduk sampai rata.
  3. Masukkan sabut kelapa yang sudah disiapkan kedalam drum, aduk sampai rata dan pastikan sabut kelapa terendam air.
  4. Tutup drum tersebut dan diamkan selama minimal 15 hari. Jika air sudah berubah warna menjadi kecoklatan maka pupuk kcl sudah dapat digunakan.

Cara Aplikasi Pupuk KCL

aplikasi atau penggunaan pupuk kcl organik cair dapat diberikan untuk berbagai jenis tanaman seperti sawit, padi sampai sayuran seperti cabe dan bawang merah. Pemberian dapat dilakukan sebelum tanam atau setelah tanam dengan cara dikocor atau disemprotkan. Untuk tanaman padi sebaiknya pupuk cair murni yang disemprotkan pada padi tanpa ditambah air lagi.

Baca juga: Ini Dia Perbedaan Porang, Suweg, Iles-iles dan Walur

Sedangkan penggunaan untuk tanaman sayuran sebaiknya pupuk cair ditambah air bersih lagi dengan perbandingan 1:1, 1:2, dan 1:3 tergantung umur tanaman. Semakin muda umur tanaman semakin tinggi jumlah air yang ditambahkan, contoh 1 liter pupuk kcl cair dan 3 liter air bersih.

Demikian penjelasan cara membuat pupuk kcl organik cair dari sabut kelapa. Semoga bisa diterapkan dirumah dan menjadi solusi pemanfaat limbah sabut kelapa.

 

Sumber:

Munawar, A. 2011. Kesuburan Tanah Dan Nutrisi Tanaman. IPB Press. Bogor.

cybex.pertanian.go.id/cara-membuat-pupuk-kcl-dari-sabut-kelapa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *