Cara Membuat Pakan Ayam Kampung! Murah dan Praktis

By | December 9, 2019

Cara Membuat Pakan Ayam – Ayam kampung adalah sebutan untuk ayam lokal yang biasa di budidayakan di desa atau kampung. Saat ini peminat kuliner olahan dari ayam kampung terus meningkat. Meskipun, harga ayam kampung relatif lebih mahal dari pada ayam potong. Hal ini, karena pola budidaya ayam kampung yang masih sederhana, menggunakan pakan alami dan mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya.

Sedangkan ayam broiler menggunakan banyak pakan buatan atau sintesis dan obat-obatan yang cenderung memiliki efek terhadap orang yang mengonsumsi ayam tersebut. Sehingga tidak heran jika, pertumbuhan ayam broiler lebih cepat dan dapat di panen hanya dalam waktu 30-60 hari. Sedangkan, pertumbuhan ayam kampung relatif lebih lambat dan membutuhkan waktu 4-6 bulan untuk dapat di panen. Untuk itu perlu dilakukan pengelolaan pakan ayam kampung yang baik dan benar agar waktu panen lebih cepat.

Sebelum meracik pakan ayam kampung, sebaiknya kita perkirakan dahulu kebutuhan total pakan. Kebutuhan pakan ayam kampung yaitu sekitar 20-30 kg untuk 10 ekor ayam selama satu bulan. Biasanya sudah termasuk pakan dari maggot bsf. Volume pakan tersebut tentu saja berbeda dengan kebutuhan pakan ayam broiler/ayam bangkok atau ayam petelur yang relatif lebih banyak.

Cara membuat pakan ayam broiler tentu saja berbeda dengan racikan pakan ayam kampung. Tapi, keunggulan membuat racikan pakan ayam kampung sendiri yaitu dapat digunakan juga untuk ayam broiler atau ayam petelur. Dengan menggunakan bahan dan komposisi yang murah, mudah didapat dan praktis harapannya keuntungan juga akan meningkat.

Cara Membuat Pakan Ayam Kampung

cara membuat pakan ayamBerikut ini cara membuat pakan sendiri yang murah dan praktis.

  1. Umur DOC – 1 bulan: (kebutuhan 12-15kg) siapkan 2kg BR1, 8kg dedak atau bekatul, 5kg pakan fermentasi atau maggot BSF, EM4 + gula + vitachiks. Kemudian, pakan ini diberikan secara rutin pada anak ayam.
  2. Umur 2 bulan – 3 bulan: (kebutuhan 15-20kg) siapkan 4kg dedak, 2kg bran gandum, 10kg pakan fermentasi atau maggot BSF, 2kg konsentrat 144 phokpand, EM4 + gula + vitachiks. Konsentrat dibutuhkan karena ayam sedang dalam masa pertumbuhan.
  3. Umur 3 bulan – 4 bulan: (kebutuhan 30kg) siapkan 3 kg dedak, 2kg bran gandum, 25kg pakan fermentasi/ampas tahu/maggot BSF, EM4 + gula + Egg Stimulant. Egg stimulant diberikan 3 hari sekali.
  4. Umur 4 bulan – 5 bulan: (kebutuhan 30-35kg) siapkan 4kg dedak, 3kg bran gandum, 28kg pakan fermentasi/ampas tahu/maggot BSF, EM4 + gula + Egg stimulant.
  5. Selanjutnya pembuatan pakan perbualan mengikuti resep nomor 4 sampai ayam dapat di panen. Ayam kampung dapat di panen saat berumur sekitar 5 bulan dan seterusnya.

Baca juga:

Budidaya Maggot BSF Tanpa Bau Busuk! Untuk Pakan Ayam Kampung

4 Cara Menanam Porang Di Lahan Terbuka | Mudah dan Menguntungkan

Fermentasi pakan bertujuan untuk pembentukan protein sel tunggal dan meningkatkan mutu atau kualitas pakan. Pakan ayam kampung fermentasi dapat menggunakan EM4 atau bakteri dalam yakult. Pemberian pakan yang tepat akan membuat ayam tumbuh sehat dan memiliki bobot yang ideal. Sehingga ayam dapat di panen dalam waktu yang relatif lebih singkat.

Ayam yang berumur 4 bulan akan memiliki bobot sekitar 1,7-1,9kg, sedangkan ayam yang berumur 5 bulan akan memiliki bobot sekitar 2,8-29kg. Harga jual ayam saat panen cukup fluktuatif, tergantung momentum dan keadaan pasar ayam. Saat mendekati hari raya, harga ayam relatif melonjak tinggi. Nah, masa seperti ini sangat cocok untuk panen ayam.

Pada umumnya ayam akan mulai bertelur saat berumur 5 bulan, sehingga sarjana tani menyarankan agar kamu tidak menjual ayam betina yang sudah berumur 5 bulan keatas. Lebih baik dan menguntungkan jika ayam tersebut jadi indukan.

Demikian penjelasan cara membuat pakan ayam kampung yang murah dan praktis, semoga tulisan ini bermanfaat. Terima kasih!!

Sumber: Chickenku Channel Ternak Rumahan

3 thoughts on “Cara Membuat Pakan Ayam Kampung! Murah dan Praktis

  1. Laila

    Padat dan berisi, ditunggu artikel berikutnya, semoga bisa menjadi bahan referensi.

    Reply
  2. Indri

    Keren dan mantul, semoga bisa menjadi bahan referensi, ditunggu artikel berikutnya.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *