August 6, 2020
cara budidaya maggot bsf

Cara Budidaya Maggot BSF Media Kering

Cara Budidaya Maggot BSF – Lalat tentara hitam atau biasa disebut lalat black soldier fly (bsf) adalah lalat yang sekilas hampir menyerupai lebah namun, ukurannya relatif lebih kecil. Lalat ini tidak mengeluarkan suara bising yang keras saat terbang. Ini menjadi ciri khusus lalat hitam dibandingkan dengan lalat hijau. Siklus hidup lalat bsf sama dengan lalat pada umumnya, namun lalat ini relatif menyukai tempat atau lingkungan yang bersih dan tidak bau.

Maggot bsf adalah larva dari lalat bsf, secara umum siklus hidup lalat ini hanya 45 hari saja dari telur sampai menjadi lalat desawa. Setelah lalat jantan kawin maka akan mati, sedangkan lalat betina akan meletakkan telurnya setelah 2-3 hari setelah kawin lalu lalat betina juga akan mati. Telur-telur ini akan menetas setelah 3-4 hari kemudian dan menjadi bayi maggot. Fase maggot atau larva ini berlangsung selama 18-21 hari sampai akhirnya siap di panen. Secara umum, untuk menghasilkan 1 kilogram maggot dibutuhkan 5-10 ekor lalat betina yang bertelur.

Maggot yang dipanen dapat digunakan untuk pakan ikan lele atau pakan ayam. Keunggulan menggunakan maggot sebagai pakan ternak adalah kandungan proteinnya yang tinggi. Sehingga ternak dapat tumbuh dan berkembangbiak dengan baik. Selain itu, budiaya ternak maggot sangat mudah dilakukan bahkan untuk seorang pemula sekalipun. Media untuk ternak maggot juga sangat beragam ada yang basah dan kering. Contoh media basah yaitu ampas tahu dan limbah sayuran, sedangkan media kering yaitu dedak dan kotoran ayam atau puyuh.

Black soldier fly sudah ada di alam secara liar, sehingga untuk budidaya maggot bsf kita harus mengundang kedatangan lalat dewasa untuk datang dan berkembangbiak pada media yang sudah kita siapkan. Media yang dapat digunakan untuk memancing kedatangan lalat bsf sangat banyak dan variatif. Kali ini kita akan menggunakan media kering yaitu dedak atau bekatul, limbah hasil dari pengolahan padi.

Cara Budidaya Maggot BSF Media Kering

cara budidaya maggot bsf
instagram.com/dwi_bsf

Untuk memancing kedatangan lalat bsf kita harus menyiapkan beberapa alat yaitu sendok makan, ember kecil, ember besar,  dan 2 buah kantong plastik 5 kg. Sedangkan bahan yang digunakan yaitu 1 liter air, 1 botol yakult, 5 sendok gula pasir,  1 helai daun pisang, 1 bungkus penyedap rasa royco dan 5 kg dedak padi.  Setelah semua alat dan bahan siap maka bahan di fermentasikan sampai media berbau seperti tape/tapai. Berikut ini adalah caranya:

  1. Masukkan 1 liter air kedalam ember kecil dan tambahkan 5 sendok gula pasir.
  2. Tambahkan bakteri fermentasi yaitu 1 botol yakult, kemudian aduk sampai rata. Biarkan sejenak..
  3. Dilain sisi, masukkan 5 kg dedak atau bekatul kedalam ember besar dan tambahkan 1 bungkus royco kemudian aduk sampai rata. biarkan sejenak..
  4. Masukkan larutan pada ember kecil kedalam ember besar secara perlahan, kemudian aduk sampai rata. Usahakan media tidak terlalu basah/encer.
  5. Setelah diaduk rata, masukkan media kedalam 2 plastik berukuran 5 kg dengan cara diisi masing-masing setengah bagian lalu ikat pada ujung plastik. Tujuannya agar terdapat rongga sehingga proses fermentasi dapat berjalan dengan sempurna.
  6. Selanjutnya, biarkan proses fermentasi ini berlangsung selama 4-5 hari. Apabila plastik mengembung dan media berbau seperti tape maka fermentasi berhasil.
  7. Apabila media sudah jadi, maka dapat dipindahkan lagi kedalam ember besar dan tutup bagian atasnya menggunakan daun pisang. Namun, tetap biarkan sedikit terbuka sebagai celah untuk lalat masuk.
  8. Letakkan ember besar ini diluar ruangan seperti di samping kandang ayam atau tempat sampah dan biarkan selama 2-3 hari sampai lalat bsf datang dan bertelur.
  9. Setelah terdapat tanda lalat sudah meletakkan telurnya, maka media ini dapat dipindahkan ke teras belakang rumah supaya mempermudah perawatan selanjutnya.
cara budidaya maggot bsf
instagram.com/tanto.bsf

baca juga:

Cara Membuat Pakan Ayam Kampung! Murah dan Praktis

Keunggulan dalam proses budidaya maggot bsf media kering ini yaitu tidak menghasilkan bau busuk, karena bau tape akibat fermentasi hanya berlangsung sementara. Selain itu, waktu yang dibutuhkan sampai dapat panen maggot relatif singkat. Demikian, cara budidaya maggot bsf dengan menggunakan media kering semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *