May 27, 2020
cara budidaya belut

Cara Budidaya Belut Di Kolam Sederhana Tanpa Lumpur

Pernah beli oleh-oleh keripik belut atau kerupuk belut? Kalo pernah, kamu pasti bakal kepikiran belutnya dari mana ya, kok ada terus? Kalo cuma dari sawah kan gak selalu ada? Nah, ternyata belut bisa di budidayakan loh seperti ikan nila, ikan mas atau ikan tawar lainnya. penasaran kan gimana cara budidaya belut?

Sebenarnya ada banyak cara budidaya belut yang sudah di praktekkan oleh banyak orang. Contohnya budidaya belut di kolam lumpur, budidaya dalam tong, di drum, atau menggunakan kolam terpal. Namun, pada umumnya mereka selalu menggunakan lumpur. Kelemahan budidaya belut dengan lumpur adalah sulitnya mengontrol dan mengamati perkembangan belut. Tentu saja karena belut bersembunyi di dalam lumpur.

Saat ini budidaya belut tanpa lumpur sedang menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Tentu saja, budidaya belut tanpa lumpur sangat mudah dan sederhana. Selain itu juga, keunggulan budidaya tanpa lumpur adalah mudah untuk mengontrol dan mengamati perkembangan belut. Tebar benih belut dalam satuan kolam menjadi lebih banyak sehingga hemat tempat. Pemberian pakan seperti pelet lebih efektif dan efisien karena pelet terlihat oleh belut dan dapat dengan mudah untuk memakannya.

Belut juga ternyata memiliki sifat kanibalisme loh, seperti ikan lele. Nah, kalo budidaya dengan air bersih tentu saja kamu dapat mengontrolnya dengan mudah. Oh iya, harga belut yang di budidayakan tanpa lumpur ternyata cukup mahal dibandingkan belut sawah. Harganya sekitar 65-75 ribu per kilogram sedangkan belut sawah sekitar 35-50 ribu per kilogram. Lumayan banget kan?

7 Cara Budidaya Belut Tanpa Lumpur

cara budidaya belutPeluang usaha belut masih besar dan menjanjikan, banyak rumah makan yang menyediakan menu belut. Selain itu cemilan yang terbuat dari belut juga cukup banyak loh. Jika beruntung bahkan kamu dapat ekspor belut keluar negeri seperti Jepang, Korea dan China, Nah, jika kamu tertarik untuk mulai bisnis belut tanpa lumpur maka berikut caranya:

  1. Persiapan Kolam : Ini adalah langkah awal untuk memulai budidaya belut tanpa lumpur. Biasanya kolam yang digunakan adalah kolam terpal atau kolam dari tembok permanen. Jika kamu menggunakan kolam dari tembok semen maka kamu harus merendam kolam terlebih dahulu sampai keluar lumut. Hal ini karena belut sensitif terhadap bau semen yang baru kering.
  2. Pengaturan Air : Air adalah faktor utama yang sangat berpengaruh terhadap pekembangan belut. Air harus rutin di kontrol (suhu 25-28 derjat C), pH 6-7 dan selalu dibersihkan jika kotor. Tambahkan aerator untuk sirkulasi air supaya oksigen pada air terjaga. Jangan gunakan air yang terdapat kandungan kaporit atau bahan kimia lainnya.
  3. Pemilihan Bibit : Kualitas bibit sangat menentukan hasil panen, jadi pilih bibit yang berkualitas dan unggul. Cirinya sehat dan tidak ada bekas luka, pergerakan lincah dan ukuran bibit seragam.
  4. Penebaran Bibit : Bibit dari tangkapan alam atau sawah harus di sortir dan karantina terlebih dahulu untuk menghindari penyakit yang terbawa dari sawah. Sedangkan, bibit yang dibeli dari penangkar dapat langsung di tebar ke dalam kolam. Penebaran sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari.
  5. Pemberian Pakan : Pakan belut terdiri dari dua jenis yaitu pakan alami dan pakan buatan. Pakan alami contohnya cacing tanah, keong mas, ikan-ikan kecil, plankton, dan cacing surtra. Pakan buatan seperti pelet atau pur yang tersedia di toko ikan.
  6. Perawatan Belut : Kebersihan atau sanitasi kolam harus tetap terjaga, karena lendir dan sisa pakan belut dapat mengotori air kolam. Ganti air kolam dalam intensitas 3-4 hari sekali.
  7. Panen : Panen dapat dilakukan ketika belut sudah berumur sekitar 3 bulan sejak tebar. Panennya pun sangat mudah loh, kamu dapat menguras kolam atau langsung menjaring belutnya. Untuk belut yang bagus dan berpotensi menjadi indukan maka sebaiknya tidak dijual dan pisahkan pada kolam khusus.

Baca juga: 4 Cara Budidaya Maggot BSF Tanpa Bau Busuk Untuk Pemula

Oke cukup sekian pembahasan tentang cara budidaya belut tanpa lumpur. Mudah dan praktis kan, kalo kamu rajin dan telaten maka tidak perlu khawatir untuk budidaya belut. Semoga bermanfaat buat kamu yang akan memulai usaha belut. Terima kasih..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *