iklan coffe

5 Penyakit Tanaman Vanili Dan Cara Mengatasinya

Penyakit Tanaman Vanili – Budidaya tanaman vanili dapat menjadi pilihan yang tepat untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Selain karena harga vanili selalu tinggi, komoditas ini juga sangat berpotensi untuk di ekspor ke berbagai negara.

Cara budidaya vanili sudah kita bahas pada artikel sebelumnya. Kendala utama dalam budidaya vanili adalah keberadaan hama dan penyakit tanaman vanili. Beberapa penyakit vanili cukup sulit untuk dikendalikan. Sehingga dapat menyebabkan kerugian apabila telat melakukan pencegahan.

Tingkat keterjadian penyakit pada tanaman vanili dipengaruhi oleh beberapa faktor. Diantaranya yaitu curah hujan yang tinggi, kelembaban, suhu, dan teknik budidaya seperti pemupukan yang tidak berimbang. Secara umum tanaman vanili yang mendapatkan asupan Nitrogen terlalu tinggi mudah terserang penyakit.

5 Penyakit Tanaman Vanili

penyakit tanaman vaniliBerikut ini beberapa penyakuit yang menyerang tanaman vanili dan cara mengatasinya:

  1. Penyakit Busuk Batang : Busuk pangkal batang vanili disebabkan oleh jamur Fusarium oxyporum sp. Bagian batang yang membusuk akan berwarna cokelat dan semakin lama akan menghitam. Penyakit ini dapat menyebabkan kerugian yang besar karena, proses pengangkutan unsur hara dan air ke seluruh jaringan tanaman akan terputus sehingga tanaman akan mati.
  2. Penyakit Antraknosa : Penyakit ini disebabkan oleh jamur Colletotrichum sp. dan dapat menyebabkan bercak kemerahan pada daun, batang dan buah vanili yang terinfeksi. Penyakit ini juga dapat menyerang pada proses pasca panen vanili.
  3. Busuk Pucuk dan Buah : Penyakit ini disebebkan oleh patogen Phytophthora parasitica  yang menyerang bagian pucuk, buah, daun dan batang vanili yang masih muda. Busuk pucuk dan buah sering terjadi pada daerah dengan curah hujan yang tinggi. Gejala munculnya penyakit ini mudah diamati karena pada bagian pucuk dan buah.
  4. Penyakit Busuk Sclerotium  : Penyakit ini disebabkan oleh patogen Sclerotium sp. yang merupakan cendawan tular tanah dan dapat menyebabkan busuk pangkal batang vanili. Bagian yang terinfeksi akan berwarna cokelat muda dan terdapat miselia berwarna putih pada sekitar tanah.
  5. Penyakit Karat Merah : Penyakit ini disebakan oleh ganggang Chepalevros henningsii yang menyerang daun tua tanaman vanili. Umumnya terdapat pada area penanaman yang terlalu rimbun pohon pelindungnya. Gejala yang ditimbulkan yaitu terdapat bercak-bercak kecil pada bagian daun tua.

Baca Juga : Kegunaan Fungisida Antracol 70WP Untuk Sayuran

Kelima penyakit vanili ini dapat diatasi dengan cara pencegahan dan pengendalian. Berikut ini cara pencegahannya:

  • Penggunaan bibit atau benih vanili yang sehat dan bebas panyakit.
  • Pembuatan saluran drainase yang baik sehingga lahan tidak tergenang.
  • Menjaga kelembaban dengan memangkas pohon panjat atau pohon naungan yang terlalu rimbun.
  • Melakukan pemupukan yang berimbang
  • Melakukan pemangkasan cabang tanaman vanili yang terlalu rimbun dan bagian yang terdapat gejala
  • Melakukan penyemprotan fungisida berbahan aktif mancozeb 2-3gram/liter atau metil tiofanat 2 gram/ liter secara rutin dan terjadwal.

Pengendalian penyakit dilakukan jika serangan sudah cukup parah atau mencapai ambang pengendalian. Beberapa fungisida dapat digunakan seperti Antracol 70WP, Dithane M-45, Topsin M 70 WP,dan Benlox 550 WP. Aplikasi penyemprotan dapat dilakukan dengan interval 2 minggu sekali atau seminggu sekali. Tergantung dari tingkat keparahan penyakit dan hasil pengamatan di lapangan.

Apabila fungisida diatas dianggap belum mampu mengatasi penyakit vanili. Maka, dapat menggunakan fungisida yang lebih buat contohnya fungisida yang mengandung dua bahan aktif seperti carbendazim+mancozeb (Cozene 70/10 WP) atau azokistrobin+difenokonzol (Amistartop 325 SC).

Demikian penjelasan tentang penyakit pada tanaman vanili dan cara mengatasinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *